Skip to main content

The Story of MOJAclub Generation VI - Part I

Ketika negeri ini sudah damai dan tak ada lagi keributan ada beberapa anak yang sedang bermain. Mereka dari sebuah panti asuhan yang sudah 5 tahun berdiri dan sampai saat ini masih bertahan. Anak-anak itu berjumlah enam anak. Mereka sedang bermain diluar, berpetualang bersama tanpa rasa takut. Sampai akhirnya sampai ke sebuah rumah, yang dimana rumah itu sangat kotor dan tidak terawat. Rumah itu ternyata tidak berpenghuni. Mereka pun masuk ke dalam. Sesampainya di dalam, mereka melihat banyak sekali debu dan tikus-tikus yang berkeliaran di dalam rumah itu. Di dalam rumah itu, mereka melihat sebuah kotak di dalam sebuah ruangan, yang dimana ruangan itu menyerupai kantor. Dilihatnya kotak itu oleh salah satu dari mereka, dan anak itu memanggil teman-temannya. Karena penasaran dengan isi didalam kotak itu, anak-anak itu berusaha membukanya. Dan akhirnya terbuka. Ternyata di dalamnya hanya selembar kertas dengan tulisan yang sudah hampir tidak terbaca. Di situ tertulis, “Hai, siapa saja yang menemukan surat ini, saya ingin anda bisa meneruskan apa yang sudah saya jalankan sampai pada saat terakhir saya. Saya Musashiro Musashi Moja, Ketua MOJAclub Generesi ke-5  (KMC G-5). Saya harap, salah satu dari kalian dapat meneruskan sebagai Generasi yang ke-6. Karena sebelum saya menulis surat ini, saya melihat bahwa akan ada peperangan lagi. Saya tidak sanggup mengalahkan musuh karena saya kalah jumlah. Saya ingin sekali anda bisa membantu saya mengalahkan Kuronezumi, karena mereka bisa datang kapan saja. Untuk itu saya menulis surat ini agar kalian bisa meneruskan apa yang sudah saya bangun selama ini, walaupun akhirnya gagal, tapi saya yakin, di Generari yang ke-6, tidak ada yang gagal. Persiapkan diri kalian, karena musuh akan segera datang. Bergabung bersama MOJAclub dari sekarang, karena semua sudah saya persiapkan disini. Ini adalah markas besar MOJAclub, pemiliknya adalah kalian para anggota MOJAclub.”
Membaca surat itu, anak-anak ini bingung, karena dari sekarang hingga mereka besar, belum pernah ada pertempuran, sehingga mereka tidak terlalu tertarik untuk mengikuti pesan-pesan dari KMC G-5. Namun ada satu anak yang tertarik dan ingin segera bergabung dengan MOJAclub. Anak ini ingin meneruskan apa yang telah disampaikan oleh Musashiro. Anak itu pun mempelajari semua yang sudah disampaikan, dan tujuan utamanya adalah menjadi KaMC terlebih dahulu. Dengan lima orang yang bersamanya, dia sendiri berusaha meyakinkan teman-temannya agar mengikuti apa yang diinginkannya. Dengan usahanya, anak itu berhasil meyakinkan ke lima temannya itu. Anak-anak itu pun mulai sering berkumpul di markas tersebut dan mempelajari apapun tentang MOJAclub ini.
Bersambung...
Post a Comment

POSTING TERPOPULER

Chika dan JOYOmaru

Masih di hari yang sama, Selasa, 5 April 2011 siang, saya dan Chika mengambil kamera dan berfoto kembali. Karena cuaca sedang cerah waktu itu, kami mengambil foto di depan rumah saya. Ini dia beberapa foto yang sudah kami ambil :

Apa Arti Rp.10.000,- Sebenarnya?

Apakah arti dari uangRp.10.000,- (sepuluh ribu rupiah)bagi anda? Apakah dengan uang Rp.10.000,- anda bisa makan enak? Apakah anda cukup dengan uang jajan Rp.10.000,-/hari? Bagaimana kalau ada yang memberikan anda Rp.10.000,-/jam? Berapa yang anda dapat dalam 1 hari? (Rp.240.000,-/hari) Mungkin terlalu berhayal, tapi bagaimana kalau ada 5 orang saja dalam 1 hari yang memberi anda uang Rp.10.000,-? Anda sudah dapat Rp.50.000,- dari 5 orang tersebut. Betul bukan?
Tapi apakah itu mungkin?? Bagaimana orang mau memberi anda uang dengan cuma-cuma sedangkan anda tidak berbuat apa-apa. Mustahil, tapi saya punya rahasianya.
Masuk saja ke SINI untuk baca lebih lengkap. Karena kalau saya jelaskan di blog saya, nanti penuh. Haha
Klo yang mau mikir-mikir dulu, klik aja disini.

Kedatangan Orang Dari Forum Peduli Lingkungan, Kesehatan

Pagi ini saya kedatangan dua orang ibu-ibu yang katanya datang dari Forum Peduli Lingkungan, Kesehatan. Saya diberikan brosur serta 10 bungkus LARVASIDA Butiran dengan harga tertera Rp2.500,-. Otomatis total seharusnya Rp25.000,-.

Akan tetapi disodorkan selembar kuitansi seperti pada gambar di atas tertera nilai 2 kali lipatnya (Rp50.000,-). Sayangnya saya tidak tanya kenapa bisa seperti itu. Apakah selisihnya yang menjadi keuntungan mereka atau bagaimana.
Yang menjadi aneh adalah tidak semua rumah disini didatangi. Pintu yang tertutup dibiarkan saja, tidak diketuk atau bagimana. Padahal sebelum saya bayar, saya tanya, "Apakah ini wajib?". Kata mereka "Wajib". Maka saya bayarlah Rp50.000,- kepada mereka.
Lalu setelah mereka pergi, ternyata benar, tetangga-tetangga saya tidak didatangi. Malah dibiarkan begitu saja. Katanya wajib, tapi kok tidak semuanya? Akan saya tanyakan kepada RT nanti apakah RT sudah mengetahuinya atau belum. Jika datang lagi orang itu, akan sa…